Keseruan Dalam Pembuatan Filem Pendek Yang Berjudul ( GADIS PEMIMPI SEJARAH )

   Asalammualaikum.wr.wb, okey perkenalkan nama saya Mascik di sini saya akan menceritakan tentang keseruan saya dengan  temen-temen saya saat membuat film pendek yang berjudul, Gadis Pemimpi Sejarah. saya dan temen-temen saya membuat naskah film pendek ini melalui veritual, karena kami bertiga sedang berada di daerah masing-masing, saya sendiri tinggal di kota muaradua tempatnya di Okus, sedangkan fortiana dewi tinggal di Lahat, dan Shelsa regita sendiri tinggal di kota palembang. kami bertiga mebuat naskah filem tersebut banyak kendalanya karena melalui veritual, sinyal yang  sangat lelet adalah kendala terbesar kami saat membuat  naskah film tersebut. setelah naskah tersebut selesai kami bertigapun sangat senang,  setelah beberapa minggu berlalu saya dan fortiana dewi langsung bergegas untuk kembali kekota palembang lagi.

    untuk segera membuat film tersebut, setela beberapa hari di kota palembang saya mulai kembali beraktivitas seperti semulanya, yaitu bekerja seperti semula, karena saya dan fortiana dewi sudah berada di kota palembang,  shelsa regita pun salah satu klompok kami berdua, mengajak untuk  segera text vidio  pendek yang berjudul Gadis Pemimpi Searah tersebut, tetapi saya menolak karena saya bekerja pada saat itu, dan keesokan harinya sayapun yang mengajak ecak untuk membuat texs vidio itu, tapi malah sebalik nya ecak yang tidak bisa ikut dengan alasan diya yang bekerja besok hari nya, dan kami bertiga pun bingung karena jadwal pekerjaan kami yang tidak, sedang batas pengumpulannya tinggal 3 hari lagi, lalu kami bertiga pun segera berembuk hari apa yang pas untuk membuat vidio tersebut, setelah mendapatkan tanggal dan hari yang pas  kami, kami bertiga pun langsung berpikir bagai manan konsep pembuata film itu, dan juga bahan dan peoperti apa saja yanga akan kami gunakan. 

    cerita film pendek ini berkonsep kerajaan zaman dahulu, kami bertiga pun memutuskan bahwa ecak dan forti akan menggunakn kebayak yang modelnya seperti zaman dahulu, dan saya sendiri pun menggunakan kaian panjang batik yang melingkar di pinggang, lalu baju atasannya  menggunakan baju batrik, sedangkan di bagian kepala saya menggunakan tanjak  yang terbuat dari kain songket kaslembang, kami bertigapun masih tetap kebingguan siapa yang akan mengambil vidionya, tetapi kami mempunnyai kenalan kating cowok yang sangat handal dalam perfilman, ecak pun langsung menghubungi salah satu kakak tinggkat kami yang ada di kampus, dan untungnya kating kami pun mau untuk membantu kami bertiga dalam menyelesaikan film itu, dan kami pun langsung bergegas untuk ketemuan di suatu tempat makan agar bisa berangkat bersama ketempat pembuatan film yang pertama, tempat yang kami pilih untuk pembuatan film ini adalah musium kerajaan balah puteradewa yang tempatnya di km 5, sebelum sampek di tempat suting kami pun mampir sejenak kesalah satu hipermat untuk membeli minuman dan makan untuk bekal di bawa kesana agar nanti tidak kelaparan, setelah semua makan dan minuman terbeli kami pun langsung berbegas kembali ketempat suting film pendek itu. dan tak lama kemudian kami berempat sampai lah di musium kerajaan balaputera dewa, kami pun langsung menuju kedalam  musium.

    untuk masuk kedalam musium harus membeli tiket terlebih dahulu, harga tiket untuk satu orang adalah 5 ribu rupiah, dan kami pun langsung membeli tiketnya, saya, ecak , dan fortiana. lagsung bergegas mencari kamar ganti untuk mengganti baju dengan kostum yang telah kami siapkan dari rumah. setelah selesai mengganti baju kami bertiga langsung  menghampiri kating kami yang tadi menunggu kami untuk berganti baju, ternyata semberi menunggu kami untuk  menganti baju kakak tingkat  atau kameraman kami sudah mencari tempat yang sanggat cocok dengan judul yang  telah kami buat, salah satu tempat yang kami pilih dalam musium itu yaitu rumah limas, kami berempat pun langsung menuju rumah limas itu untuk texs pertama, didalam rumah limas itu kami langsung membuat beberapa adegan  film pendek yang bertemakan ruangan dalam satu kerajaan, untuk text beberapa adegan film kami melakukan beberapa kali percobaan, karena ada beberapa bagian adegan  film kurang menarik, setelah mendapatan  beberapa adegan di dalam rumah limas tersebut kami pun langsung bergegas keluar, menuju keaula kerajan.

       setibanya sampai di aula kami pun langsung melanjutkan beberapa bagian adegan yang suasananya di aula, beberapa adegan film pun telah selesai kami buat di dalam musium kerajaan balaputera tersebut, dan taka lama kemudian salah satu petugas musium tersebut menghampiri kami berempat, diya memberitahukan bahwa musium tersebut akan segera tutup di karenakan sudah pukul empat, dan kami pun langsung melihat jam masing-masing ternyata jam sudah menunjukan pukul 4 sore, tak terasa haripun sudah sore kami pun langsung bergegas pulang menuju rumah fortiana dewi, sampailah kami di rumah fortiana , kami berempat langsung beristirahat sejenak sembari menunggu solat maqrib selesai, dan jam pun sudah menunjukan pukul 8 malem kami bertiga, saya, ecak, dan kakak tingkat kami langsung menuju kekampus, untuk mengambil beberapa adegan film yang bercerita koridor SMA, dan dengan suasana malam pukul 8 wib, di sini kenapa fortiana tidak ikut kekampus di karenakan diya sedang tidak enak badan. sesampai nya kami di kampus kami bertiga langsung  mengambil text vidio, dan tak terasa malampun sudah larut, adegan peradegan sudah kami ambil semua, semuanya berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapakali ulang. dan saya dengan ecak langsung bergegas pulang kerumah masing-masing karena haripun sudah larut malam. 

        saya dan teman-teman saya sangat banyak bertetima kasih kepada dosen,  dan seluruh panitia cafifes karena telah menyelenggarakan acara cafifes tahun 2021 ini, sehingga kami bisa mendapatkan juara 2, judul yang kami buat adalah GADIS PEMIMPI SEJARAH, kami mengambil cerita kami karena kami ingin mengangkat  cerita2 sejarah, bagi kami sejarah adalah suatu peninggalan yang sangan berharga dan harus di jaga serta di lestarikan, agar anak cucu kita nanti bisa menikmati keindahannya. 

        sinematografi adalah orang yang bertanggung jawab baik secara teknis maupun nonteknis di semua aspek visual dalam film. Sinematografer harus mendukung visi dari sutradara dan skenario, karena bagaimana pun yang akan disampaikan ke pada penonton adalah semua informasi  dalam bentuk visual yang sesuai dengan visi sutradara dan visi skenario walaupun di beberapa kasus, sutradara bisa mengubah jalan cerita dalam skenario demi keindahan bercerita yang sudah merupakan gaya sutradara tersebut, saya pribadi sangat senang dengan matakuliah ini karena ini karena ininsangat mengasaih pengetahuan tentang film, dan mata kuliah ini sangat mudah di pahami serta tidak menegangkan. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu konstruksi realitas sosial, fenomenologi, dan dramaturgi.